Search for collections on Repository Universitas Widya Gama

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEWENANGAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA TERORISME BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 2018 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA TERORISME DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA

SUHERMAN, SUHERMAN (2026) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEWENANGAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA TERORISME BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 2018 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA TERORISME DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA. Diploma thesis, UNIVERSITAS WIDYA GAMA MALANG.

[thumbnail of TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEWENANGAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA TERORISME BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 2018 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA TERORISME DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA] Text (TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEWENANGAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA TERORISME BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 2018 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA TERORISME DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA)
5. Bab I (1).pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only

Download (313kB)
[thumbnail of 6. Bab II (1).pdf]
Preview
Text
6. Bab II (1).pdf

Download (246kB) | Preview
[thumbnail of 7. Bab III (1).pdf]
Preview
Text
7. Bab III (1).pdf

Download (253kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 dalam menjamin keseimbangan antara penegakan hukum pidana dengan perlindungan hak asasi manusia. Penelitian ini juga bertujuan untuk menilai sejauh mana mekanisme penegakan hukum terhadap pelaku terorisme telah sejalan dengan asas due process of law dan prinsip negara hukum.Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan analisis perundangundangan yang berlaku, serta telaah terhadap praktik penegakan hukum terorisme di Indonesia. Data dikumpulkan melalui studi dokumen dan peraturan terkait serta evaluasi terhadap implementasi hukum yang dihadapi aparat penegak hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 telah memperkuat kewenangan aparat penegak hukum, praktik penegakan hukum masih menghadapi tantangan dalam mengimbangi perlindungan hak asasi manusia. Pelanggaran terhadap hak pribadi, hak atas rasa aman, dan hak atas peradilan yang adil masih menjadi isu, terutama dalam hal penahanan dan penyadapan yang dilakukan tanpa pengawasan yang memadai. Penting bagi pemerintah untuk memperkuat mekanisme pengawasan terhadap kewenangan aparat penegak hukum. Selain itu, perlu adanya pelatihan untuk aparat terkait penerapan prinsip HAM dan due process of law dalam penanganan terorisme. Penambahan ketentuan dalam UU tentang perlindungan hak-hak individu selama proses hukum juga sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara keamanan dan hak asasi manusia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: aulia happy fadila
Date Deposited: 23 Jul 2026 06:41
Last Modified: 23 Jul 2026 06:41
URI: https://repository.widyagama.ac.id/id/eprint/235

Actions (login required)

View Item
View Item