Search for collections on Repository Universitas Widya Gama

TINJAUAN YURIDIS PERAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN TERHADAP PEREDARAN IKAN ASIN BERFORMALIN YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL KABUPATEN TUBAN

INSYANI, ROFI (2026) TINJAUAN YURIDIS PERAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN TERHADAP PEREDARAN IKAN ASIN BERFORMALIN YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL KABUPATEN TUBAN. Diploma thesis, UNIVERSITAS WIDYA GAMA MALANG.

[thumbnail of TINJAUAN YURIDIS PERAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN TERHADAP PEREDARAN IKAN ASIN BERFORMALIN YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL KABUPATEN TUBAN] Text (TINJAUAN YURIDIS PERAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN TERHADAP PEREDARAN IKAN ASIN BERFORMALIN YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL KABUPATEN TUBAN)
5. Bab I.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only

Download (236kB)
[thumbnail of 6. Bab II.pdf]
Preview
Text
6. Bab II.pdf

Download (253kB) | Preview
[thumbnail of 7. Bab III.pdf]
Preview
Text
7. Bab III.pdf

Download (295kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam pengawasan terhadap peredaran ikan asin berformalin di pasar tradisional Kabupaten Tuban. Penelitian ini juga berfokus pada tantangan yang dihadapi BPOM dalam menegakkan hukum serta upaya yang dilakukan untuk menanggulangi peredaran ikan asin berformalin yang berbahaya bagi kesehatan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan lokasi penelitian di BPOM Surabaya dan pasar tradisional Kabupaten Tuban. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan koordinator penindakan BPOM Surabaya, serta observasi dan studi dokumen terkait pengawasan pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun BPOM telah melaksanakan pengawasan yang ketat, terdapat berbagai hambatan dalam penegakan hukum, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas. BPOM menghadapi tantangan dalam menjangkau pasar tradisional yang tersebar di daerah terpencil. Upaya pengawasan yang dilakukan melalui program seperti PPABK (Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas) sangat relevan dalam meningkatkan kesadaran pedagang dan masyarakat tentang bahaya penggunaan formalin. Diperlukan penguatan koordinasi antar lembaga terkait dan peningkatan fasilitas pengawasan, termasuk alat uji dan tenaga pengawas. Selain itu, perlu adanya sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat dan pedagang pasar tentang bahaya bahan pengawet berformalin serta penguatan sanksi hukum bagi pelaku usaha yang melanggar regulasi..

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: aulia happy fadila
Date Deposited: 23 Jul 2026 02:25
Last Modified: 23 Jul 2026 02:25
URI: https://repository.widyagama.ac.id/id/eprint/229

Actions (login required)

View Item
View Item